Gubernur: Sukses KB untuk Keluarga Sejahtera dan Berkualitas

Selasa, 17 Apr 2012 | 12:00:00 wita

Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak  menegaskan program Keluarga Berencana (KB) di Kaltim harus sukses. Sebab itu, bukan hanya gubernur, dukungan juga harus diberikan semua kepala daerah di kabupaten/kota. Menurut Awang, sukses pelaksanaan program KB secara langsung akan memberikan dampak positif  terhadap pencapaian keluarga sejahtera dan berkualitas di Kalimantan Timur.

“Saya pikir ini adalah momentum yang  baik  untuk mendukung sukses program KB. Kita pasti menginginkan program KB di seluruh tanah air berjalan sukses. Khusus di Kaltim, saya mengimbau   agar bupati/walikota  memberikan dukungan,” kata Awang Faroek usai menghadiri Konsultasi Kepala Seksi (Kosi) Mission Centre Program Kependudukan dan Keluarga Berencana di Hotel Jatra Balikpapan,  Minggu (16/4).

Bentuk motivasi yang diberikan Pemprov Kaltim salah satunya berupa panji penghargaan bagi kabupaten/kota yang memberikan perhatian sangat baik untuk pengelolaan program KB di daerah masing-masing.  Panji penghargaan diserahkan gubernur saat peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi,  9 Januari . Panji penghargaan ini diberikan agar kabupaten/kota berlomba mensukseskan program KB di daerah masing-masing.

Laju pertumbuhan penduduk Kaltim yang mencapai 3,82 persen memang perlu diwaspadai. Apalagi angka ini sudah berada diatas rata-rata pertumbuhan penduduk nasional yang hanya 2,1 persen. Pertumbuhan penduduk tersebut tidak seluruhnya karena faktor   kelahiran, tetapi lebih karena faktor  migrasi penduduk luar daerah. Tetapi bila program ini tidak mendapat perhatian yang besar, maka ledakan penduduk akibat migrasi dan kelahiran akan semakin tinggi.

Gubernur mengakui, program KB di Kaltim telah berjalan sangat baik. Hal ini setidaknya tergambar dari peningkatan  kesertaan ber KB dan penurunan angka kelahiran (total fertility rate/TRF). Tingkat kesertaan ber KB  pada tahun 1990 adalah 12,49 persen dan pada tahun 2011 lalu naik menjadi 63,87 persen dengan pencapaian peserta KB aktif 431.338 akseptor.   

Angka kelahiran total juga terjadi penurunan. Jika pada sensus penduduk 1980  angka kelahiran total mencapai 4,99 per wanita maka pada 2007 turun menjadi 2,7 per wanita. Sukses ini lanjut Gubernur Awang Faroek pasti berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan dan kualitas keluarga-keluarga di Kaltim.           

Sementara Kepala BKKBN Dr Sugiri Syarief saat membuka forum konsultasi para kepala seksi BKKBN seluruh Indonesia tersebut memberi pujian atas dukungan yang secara nyata ditunjukkan Pemprov Kaltim untuk mendukung pelaksanaan program-program BKKBN di daerah ini. Sukses pelaksanaan program KB di Kaltim, menurut Sugiri jelas tidak bisa dilepaskan dari perhatian besar  Gubernur Awang Faroek.

“Saya yakin kalo semua gubernur di Indonesia seperti Gubernur Awang Faroek, program KB pasti akan lebih cepat berhasil,” puji Sugiri, disambut aplaus peserta forum konsultasi.

Sedangkan untuk sukses kampanye program  KB secara nasional, Sugiri Syarief menyebutkan pentingnya publikasi, termasuk dalam bentuk kerjasama media lokal. Malam itu juga BKKBN melaunching  video streaming www.bkkbn.tv.

Diharapkan  dengan media ini, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi tentang KB dan perkembangan terbaru tentang KB di seluruh Indonesia. Usai acara, Gubernur Awang Faroek juga sempat diwawancarai TV 8 Balikpapan dan disiarkan langsung melalui live streaming www.bkkbn.tv.

Acara ini juga dihadiri  Walikota Balikpapan Rizal Efendi, Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim Jufri Yasin dan para pejabat di lingkungan Pangdam VI Mulawarmanda dan Polda Kaltim. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pelantikan Forum Antar Umat Beragama Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan (Fepsedu) Balikpapan. (sul/adv)